![]() |
Wakil Walikota Bekasi Saat Menghadiri Rembuk Stunting |
Tri Adhianto menyampaikan, Kota Bekasi dengan jumlah penduduk 2.448.830 juta jiwa, dengan karakter masyarakat yang heterogen dan dinamis, serta mobilitas yang tinggi, berpotensi memiliki berbagai masalah sosial di masyarakat, termasuk masalah kesehatan.
Menurut Wakil Walikota, dampak wabah virus Covid-19 saat ini sangat berpengaruh bersar terhadap berbagai sektor di masyarakat. Namun sejalan dengan adaptasi tatanan hidup baru, masyarakat harus dapat membiasakan diri untuk berperilaku sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Kota Bekasi lanjut Tri, pada tahun 2020 menjadi salah satu kota lokasi fokus pencegahan dan penanggulangan stunting, sehingga perlu dilakukan intervensi spesifik penyebab langsung dan intervensi sensitif untuk penyebab tidak langung.
“Komitmen dari semua pihak untuk penanggulangan stunting di Kota Bekasi mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan sampai dengan evaluasi sesuai dengan aksi intervensi yang telah ditetapkan.” pungkas Tri.